Cara Memilih Annular Cutter & Magnetic Drill
Panduan memilih annular cutter (HSS vs TCT, diameter, kedalaman 35/50 mm, pilot pin) dan magnetic drill (kapasitas, daya magnet, low profile, tapping) untuk plat baja.
Tim Avenix
· 5 menit baca
IlustrasiRingkasan
Annular cutter hanya memotong cincin di tepi lubang, sehingga lebih cepat dan hemat daya dibanding mata bor biasa untuk lubang besar di plat baja. Pilih cutter berdasarkan diameter, kedalaman potong (35 atau 50 mm), material (HSS atau TCT), dan jenis shank, lalu pilih magnetic drill yang kapasitas, tinggi badan, dan fitur tapping-nya sesuai pekerjaan.
Annular cutter dipasang pada magnetic drill untuk membuat lubang berdiameter besar di plat dan profil baja dengan cepat dan presisi. Berbeda dari mata bor biasa, annular cutter hanya memotong cincin di tepi lubang dan menyisakan inti, sehingga membutuhkan daya lebih kecil. Pilih cutter berdasarkan diameter, kedalaman potong, material mata potong, dan jenis shank, lalu pilih magnetic drill yang kapasitas, ukuran badan, dan fiturnya sesuai pekerjaan.
Panduan ini membantu tim fabrikasi, galangan kapal, dan kontraktor struktur baja memilih kombinasi yang tepat.
Cara kerja annular cutter
Mata bor biasa (twist drill) mengubah seluruh volume lubang menjadi serpihan. Annular cutter, atau sering disebut core drill atau hole cutter untuk logam, memiliki banyak gigi potong yang tersusun melingkar. Hanya bagian cincin yang dipotong, sedangkan bagian tengah keluar sebagai inti logam (slug).
Keuntungannya:
- Lebih cepat untuk lubang berdiameter besar.
- Lebih hemat daya, karena material yang dipotong jauh lebih sedikit.
- Tanpa bor pemandu (pilot hole) untuk sebagian besar pekerjaan.
- Lubang lebih presisi dengan permukaan lebih rapi dan minim burr.
- Beban pada operator lebih kecil, karena gaya dorong yang dibutuhkan lebih rendah.
Memilih annular cutter
1. Diameter
Tentukan diameter lubang sesuai gambar kerja, misalnya lubang baut struktur. Annular cutter tersedia dalam banyak diameter. Sebagai contoh, Kertz TCT annular cutter tersedia mulai 12 mm hingga 50 mm.
2. Kedalaman potong
Kedalaman potong menentukan ketebalan maksimum material yang dapat ditembus dalam satu kali pengeboran. Ukuran yang umum:
| Kedalaman potong | Pemakaian umum |
|---|---|
| 35 mm | Plat dan flange dengan ketebalan menengah, pekerjaan struktur umum |
| 50 mm | Plat tebal, flange H-beam besar, atau pengeboran tumpuk |
Kertz menyediakan dua seri, yaitu kedalaman 35 mm (seri KZS) dan 50 mm (seri KZM). Pilih kedalaman yang cukup untuk material Anda dengan sedikit kelebihan. Cutter yang lebih panjang tidak diperlukan untuk plat tipis.
3. Material mata potong: HSS atau TCT
| Material | Karakter | Cocok untuk |
|---|---|---|
| HSS (high speed steel) | Lebih ekonomis, ulet, dapat diasah ulang | Baja lunak dan pemakaian umum |
| TCT (tungsten carbide tipped) | Ujung karbida keras, tahan panas dan aus, kecepatan potong lebih tinggi | Baja lebih keras, material abrasif, plat tebal, produktivitas tinggi |
Untuk pekerjaan rutin pada baja struktur, kedua jenis dapat digunakan. TCT umumnya memberikan umur pakai lebih panjang pada material keras dan volume pekerjaan yang tinggi.
4. Pilot pin
Pilot pin dipasang di tengah cutter. Fungsinya menempatkan cutter tepat di titik tengah, menyalurkan cairan pendingin ke area potong, dan mendorong keluar inti setelah lubang tembus. Ukuran pilot pin menyesuaikan diameter dan panjang cutter. Pada lini Kertz, misalnya, pilot pin 6,34 mm digunakan untuk cutter berdiameter 12–17 mm, dan 7,98 mm untuk cutter berdiameter 18 mm ke atas, dengan panjang berbeda untuk seri 35 mm dan 50 mm.
5. Jenis shank
Shank adalah bagian cutter yang masuk ke dudukan mesin. Jenis yang paling umum adalah Weldon shank 3/4 inci (19,05 mm). Beberapa mesin memakai sistem dudukan lain. Selalu cocokkan jenis shank cutter dengan dudukan pada magnetic drill Anda.
Memilih magnetic drill
Magnetic drill (mag drill) adalah mesin bor portabel dengan alas elektromagnet yang menempel kuat pada baja. Mesin ini memungkinkan pengeboran presisi langsung di lokasi, misalnya pada balok terpasang, lambung kapal, atau struktur yang tidak dapat dibawa ke mesin bor duduk.
1. Kapasitas pengeboran
Kapasitas menunjukkan diameter maksimum lubang yang dapat dibuat dengan annular cutter, dan biasanya tertera pada nama model. Contohnya, Kertz KMD-35 adalah magnetic drill untuk pengeboran hingga 35 mm. Pilih kapasitas sesuai diameter lubang terbesar yang sering Anda buat.
2. Tinggi badan dan ruang kerja
Pada ruang sempit, misalnya di antara flange profil atau di dalam struktur kapal, tinggi mesin menjadi penentu. Seri low profile, seperti Kertz KMD-50W, dirancang untuk ruang kerja yang terbatas.
3. Fungsi tapping
Bila Anda juga perlu membuat ulir, pilih mesin dengan fungsi drilling and tapping, yaitu putaran maju dan mundur serta pengaturan kecepatan. Seri Kertz KMD-60X dan KMD-120X termasuk tipe drilling and tapping. Untuk produksi ulir dalam jumlah banyak di workshop, mesin tap elektrik khusus dapat menjadi pilihan yang lebih efisien.
4. Daya magnet dan sumber listrik
Daya cengkeram magnet bergantung pada ketebalan dan kebersihan permukaan baja. Hal yang perlu diperhatikan:
- Plat tipis mengurangi daya cengkeram. Banyak produsen menyarankan ketebalan sekitar 10 mm atau lebih untuk daya rekat penuh. Untuk plat yang lebih tipis, tambahkan plat baja di bawah area magnet.
- Permukaan harus rata dan bersih dari karat, cat tebal, kerak las, dan serpihan.
- Pastikan pasokan listrik stabil. Bila listrik padam, magnet akan kehilangan daya rekat.
5. Fitur keselamatan
Periksa ketersediaan rantai atau sabuk pengaman, perlindungan terhadap beban lebih, dan saklar magnet yang terpisah dari saklar motor.
Ringkasan pemilihan
| Kebutuhan | Pilihan yang disarankan |
|---|---|
| Lubang baut struktur hingga 35 mm, pekerjaan umum | Magnetic drill kapasitas 35 mm + annular cutter kedalaman 35 mm |
| Plat tebal atau flange besar | Annular cutter kedalaman 50 mm, magnetic drill kapasitas lebih besar |
| Ruang sempit di antara profil | Magnetic drill low profile |
| Pengeboran dan pembuatan ulir | Magnetic drill tipe drilling and tapping |
| Material keras atau volume tinggi | Annular cutter TCT |
Tips pengeboran yang aman dan awet
- Bersihkan permukaan sebelum menempelkan magnet.
- Pasang rantai pengaman, terutama saat mengebor posisi vertikal atau di atas kepala.
- Gunakan cairan pendingin (cutting oil) yang mengalir melalui pilot pin untuk mengurangi panas dan memperpanjang umur cutter.
- Sesuaikan kecepatan putar. Diameter cutter yang lebih besar membutuhkan putaran lebih rendah. Ikuti rekomendasi produsen cutter dan mesin.
- Berikan tekanan yang stabil. Tekanan berlebihan dapat mematahkan gigi cutter, sedangkan tekanan terlalu kecil membuat cutter tumpul lebih cepat.
- Bersihkan serpihan secara berkala agar tidak menyumbat alur cutter.
- Waspadai inti (slug) panas yang keluar setelah lubang tembus.
- Gunakan APD, yaitu kacamata safety, sarung tangan saat menangani cutter dan serpihan, serta pelindung telinga.
Kesimpulan
Untuk lubang besar di plat dan profil baja, kombinasi magnetic drill dan annular cutter lebih cepat, presisi, dan hemat tenaga dibanding mata bor biasa. Tentukan diameter dan kedalaman potong lebih dulu, pilih material cutter sesuai kekerasan baja, lalu cocokkan dengan magnetic drill yang kapasitas, ukuran badan, dan fiturnya sesuai lokasi kerja.
Avenix menyediakan Kertz magnetic drill seri KMD dan annular cutter TCT kedalaman 35 mm dan 50 mm untuk workshop, galangan kapal, dan kontraktor di Batam dan Bintan. Lihat pilihan di magnetic drill dan annular cutter, atau kirim daftar diameter dan jumlah melalui Minta Penawaran.


